Milis Love_divine
Artikel
Pengalaman
Kegiatan Meditasi
Majalah Meditasi Angka
Makanan Dan Meditasi
Cerita Renungan
Kata-kata Mutiara
Cd/vcd/dvd
Donasi
Layanan Sms Renungan
 
 
 
 

Divine Love lahir pada bulan Februari 2000 di Bali, Indonesia, lewat proses Samadhi dari Acharya-Shri Kamal Kishore Goswami dan muridnya, Darmayasa. Sekaligus terlahirkan teknik baru meditasi bernama Meditasi Angka yang bertujuan untuk membangkitkan tenaga Kundalini demi terwujudnya Cinta Kasih Spiritual di dalam hati setiap insan Tuhan di dunia.

Cari Artikel
Divine-love-society.org > Artikel
JANGAN KOTORI TANGANMU DENGAN URUSAN-URUSAN TIDAK PERLU
Posted by Tamtam Setiawan on 2010-08-01
[ print artikel ini | beritahu teman ]

Salam Kasih,

Sebagai penutup, berikut kami kirimkan kumpulan Pembahasan Renungan 111
terdahulu yang dikirimkan ke milis:

"Jangan kotori tanganmu dengan urusan-urusan tidak perlu, sebagaimana Hanuman tidak mempergunakan tangannya membakar istana Lengka melainkan dengan
ekornya." (Darmayasa)

---o0o---

Dendi:

Salam Kasih,

Kesulitan dari wejangan ini adalah : selama kita hidup di dunia, kita tidak
pernah bisa untuk mau membatasi diri dengan jelas "dengan urusan-urusan tidak
perlu". Bahkan mencari jalan spiritual pun masih banyak orang yang pilih-pilih mana
jalan yang nyaman, mudah dan enak..

Dendi

---o0o---

Suryantha:

Salam Kasih,

Baru membaca renungan ini pikiran saya langsung tertuju kepada Hanuman, sosok
teladan dalam bhakti, seluruh dari pikiran, kata-kata dan perbuatanya adalah
sepenuhnya diserahkan kepada yang paling tinggi baginya yaitu Sri Rama, bukan
itu saja Hanuman adalah *perwujudan dari pengedalian* lidah, perut dan kemaluan.
Jadi, jika kita tidak sepenuhnya bercermin kepada Hanuman, maka rasanya sulit
menghindari dorongan untuk melakukan urusan-urusan tidak perlu yang mengotori
tangan kita.

Guru bersabda "jangan!" tetapi kadang kita tidak mampu untuk tidak melanggarnya.
Hal apakah yang menyebabkan pelanggaran itu? Untuk mencari jawaban dari pertanyaan ini kita harus sungguh-sungguh bercermin kepada Hanuman.

Suryantha

---o0o---

Tamtam:

Salam Kasih,

Kalimat Urusan yang tidak perlu yang dimaksudkan disini mungkin segala urusan
yang merusak diri sendiri dan orang lain. Seperti mendiskusinya keburukan orang
lain, memikirkan keburukan orang lain, berdebat kusir untuk mencari pengakuan
dari orang lain bahwa kita lebih dari orang lainnya, dan lain sebagainya yang
dapat dikatagorikan sebagai urusan tidak perlu. Untuk hal ini, kita memang tidak
perlu memasang telinga dan mulut, tetapi telinga dan mulut terbuka dalam keadaan
pikiran tidak dibebankan untuk terlibat. Artinya kita mungkin tidak sopan
menginggalkan seseorang yang datang ke kantor kita untuk membicarakan keburukan teman kerjanya, tetapi anggukan kepala dan pandangan tetap tertuju kepadanya akan sangat membantu orang yang datang tersebut untuk membuang "sampah-sampah" yang menumpuk di kepalanya..., sedangkan di lain pihak kita tidak ikut menyimpan dalam kepala kita sehingga tidak terseret untuk menyebarkan cerita buruk yang belum tentu benar tersebut, terlebih jika kita ikut membenci orang yang belum tentu seburuk yang diceritakan seseorang kepada kita.

Mungkin itu yang dimaksud dengan sebagaimana Hanuman membakar Lengka dengan ekornya (?).

(Tamtam)











Godaan Spiritual (bag-1)
Peliharalah Badan Kita
Menanti Kehadiran Sang Maha Pinandita (3)
Menanti Kehadiran Sang Maha Pinandita (2)
Menanti Kehadiran Sang Maha Pinandita (1)
Tak Ada Yang Gagal
Tabloid Suluh Meditasi Edisi Nopember 2011
Kenapa Medang?
Dalam Baju Spiritual
Legenda Cinta Radha Krishna
Geliat Pembangunan Aula/wantilan Di Parama Dhama Denpasar
Bersama Guru Dalam Setiap Langkah
Menolak Kesempatan Emas (bagian 2)
Menolak Kesempatan Emas (bagian 1)
Teknik Menerima Berkah (bagian 2)
Teknik Menerima Berkah (bagian 1)
Menjaga Hubungan Dengan Guru / Tuhan (bag.2)
Menjaga Hubungan Dengan Guru / Tuhan (bag.1)
Sembah Sujud
Kucing Putih Di Parama Dhama

Gerakan Suryanamaskar